Ini Baru Namanya Cinta !



Sajadah.net, Cerita Islami - Kumairoh namanya perempuan cantik, taat beragama yang berumur 24 tahun. Baru-baru ini ibu Kumairoh sangat ingin tahu tentang kehidupan anaknya, terutama tentang siapa yang dicintai Kumairoh.

nak, Kumairoh.” Sapa ibu.

iya bu ….” Jawab Kumairoh

boleh ibu bertanya?” Tanya ibu

iya bu, kayak ujian saja bu hehehe. Kumairoh pasti akan jawab dengan jujur hehe (sambil senyum manis)” jawab Kumairoh

Kumairoh, siapakah manusia yang paling kamu cintai di dunia ini bisa dibilang nomor satu dihatimu nak hehehe?” Tanya ibu

Mendengar pertanyaan ibu nya, Kumairoh tiba-tiba diam dan tanpa dia sadari air mata membasahi pipi Kumairoh. Seakan Kumairoh teringat hal sangat mendelam yang menyentuh hatinya. Ibupun kembali bertanya kepada Kumairoh.

Kenapa nak? Ada yang salah dengan pertanyaan ibu?” Tanya kembali ibu

Kumairoh pun menghela air mata di pipinya dan tersenyum manis ke ibu nya sambil mengenggam jari jemari ibunya.

bu, ….. maaf sebelumnya bu. Kumairoh sangat menyayangi dan mencintai ibu. Tapi bila pertanyaan ibu adalah manusia yang paling Kumairoh cintai di dunia ini, bukan ibu orangnya … Ada manusia lain yang paling Kumairoh cintai” jawab Kumairoh.

Ibu pun sangat terkejut mendengar jawaban dari Kumairoh.

lalu siapa yang engkau paling cintai di dunia ini, nak? Engkau menyayangi dan mencintai ibu tapi siapa yang engkau paling cintai di dunia ini. Sekarang ibu jadi nomor kesekian nih di hatinya Kumairoh. Apa anak ibu sudah punya calon pendamping yang paling engkau cintai nak?” Tanya ibu kembali.

Kumairoh tersenyum malu dan kembali mengenggam jari jemari ibunya dengan sangat erat dan tersenyum manis.

bu, ….. InsyaAllah tidak ada manusia yang lebih harus kita cintai selain Nabi Agung Muhammad Sholallahu’alaihi wa’salam.” Jawab Kumairoh sambil tersenyum manis.

MasyaAllah Kumairoh … Alhamdulillah nak, kamu telah menjadi perempuan yang insyaAllah dimuliakan oleh Allah, Ibu sangat bangga padamu nak. Boleh ibu tahu kenapa engkau mencintai Rasulullah nak?” Tanya ibu kembali dengan semangat.

Begini bu ketika Kumairoh membaca kisah Rasulullah, mendengar para alim ulama menceritakan kisah Rasululah sampai meneteskan air mata, Kumairoh mulai mencintai baginda Rasul, namun sulit sekali bagi Kumairoh untuk membayangkan wajah beliau. Dan ketika Kumairoh mulai membayangkan Rasulullah, saya melihat kembali ingatan tentang ibu, … ibu yang selalu menjagaku dari kandungan sampai sekarang, ibu yang selalu merawatku, ibu yang selalu mendidikku, ibu yang selalu mendengar keluh kesahku, ibu yang selalu melebihi kebahagian dan kesedihanku dan ibu yang selalu mencintaiku sepenuh hati. Itulah ajaran Rasulullah bu, supaya umatnya saling mencintai. Dan para alim ulamapun hingga meneteskan air matanya ketika menceritkan baginda Rasul bu” Jawab Kumairoh

dan ketika membayangkan Rasulullah bu, Kumairoh melihat para aktivis kemanusiaan yang mengulurkan tangan mereka untuk menolong sesama tanpa memperhatikan dia siapa dari mana, para dokter yang rela dibayar gratisan demi kesehatan masyarakat. Itupun juga ajaran Nabi agung Muhammad SAW bu” jawab Kumairoh

“ dan ketika Kumairoh kembali membayangkan Rasulullah bu, Kumairoh melihat umat islam dari anak kecil, orang dewasa, orang tua, dan penyandang cacatpun bersama-sama menuju masjid untuk saling bersilaturahmi, saling mencintai, melupakan perbedaan untuk bersama-sama merayakan hari raya dan memperkuat iman dan inipun ajaran Rasulullah.” Jawab Kumairoh

dan ketika Kumairoh kembali membayangkan Rasulullah bu, Kumairoh melihat para guru yang rela membagi ilmunya dan mendidik dengan penuh kesabaran kepada generasi madani, dan itupun ajaran baginda Rasul bu.” Jawab Kumairoh

dan ketika Kumairoh membayangkan Rasulullah bu, Kumairoh melihat sepasang insan ‘suami-istri’ yang dipertemukan dan dipersatukan oleh Allah SWT. Dan mereka saling mencintai dan menyayangi karena Allah. Suami yang memuliakan istrinya, menjaga auratnya, dan saling mengasihi demi terciptanya rumah tangga yang abadi hingga ke surga Allah. Itupun ajaran Rasulullah bu. Dan banyak hal lagi bu, yang Rasulullah ajarkan kepada kita” jawab Kumairoh

dan sutau ketika Kumairoh membayangkan kegelapan bu, dimana zaman itu tanpa adanya Rasulullah … Gelap, dingin, penuh amarah, serem bu jika Rasulullah tak pernah ada …. Namun Allah SWT begitu baik kepada hambanya. Allah SWT turunkan Rasulullah sebagai panutan kita, sebagai cahaya dari semua kegelapan, lentera dan penerang bagi kita bu. Adakah yang lebih pantas kita utamakan selain mencintai baginda Rasulullah bu? Bukankah cinta kepada Ibu, Ayah, Saudara, keluarga, suami, istri, anak, pekerjaan semua bertumpu pada cinta Allah dan Rasulullah bu” jawab Kumairoh sambil menangis tersedu-sedu.

Nak …. Kumairoh. Ibu bangga padamu” jawab ibu sambil memeluk Kumairoh.

Semoga kisah ini bermanfaat bagi kita semua, semoga kita bisa lebih mencintai Rasulullah dan semoga kelak kita adalah salah satu penerima syafaat dari baginda Rasulullah atas cinta kita kepada baginda Rasul (Aamiin).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.