Kurikulum Character Building Seorang Muslim Berdasarkan Tingkatan Usia


Sajadah.net - Kesempurnaan seorang muslim dalam beribadahnya kepada Allah SWT adalah apabila dirinya sudah menikah, adapun kunci dalam menikah diusia muda ini adalah yang pertama adanya wanita yang mau menerima kita (memiliki pasangan), kedua adanya biaya mahar, dan ketiga adanya kesiapan mental dari segi ilmu,dan kedewasaannya dalam berkata “saya terima nikahnya.....” didepan para saksi dan wali dari mempelai wanita tersebut. Jika pun sudah sah perlulah sebuah kurikulum dalam keluarga nantinya untuk mendidik dan membangun Character Building dari seorang anak-anak menjadi seorang muslim/muslimah yang dewasa sesuai dengan anjuran dalam Islam. Adapun kurikulmnya sebagai berikut : 

I. Usia 1-6 Tahun 
  • Anak-anak sudah bisa membaca dan menulis Al Qur’an dengan baik dan benar. Syukur-syukur mereka sudah hafal Al Qur’an. 
  • Anak-anak harus sudah bisa mengetahui bagaimana tata cara bersuci dari hadast dan najis, sholat lima waktu dan juga puasa Ramadhan dengan baik dan benar. 
  • Anak-anak harus sudah bisa mengetahui adab atau etika dalam kesehariannya, seperti etika dalam beribadah, etika bersama orang tua dan juga etika bersama orang yang lebih tua.

II. Usia 7-10 Tahun 
  • Anak-anak sudah bisa mengethui dan menyakini sifat wajib, muhal dan jaiz Allah serta sifat wajib,muhal,dan jaiz Rasul berserta dalil-dalilnya baik dalil ijmali (global) maupun dalil tafshili (terperinci). 
  • Anak-anak harus sudah mengetahui sejarah singkat baginda nabi Muhammad SAW mulai dari kapan dan dimana Nabi dilahirkan siapa saja istri dan anak-anak beliau dan juga kapan dan dimana Nabi wafat. 
  • Anak-anak harus sudah bisa mengidaolakan Nabi Muhammad SAW dan orang-orang yang shalih. 
III. Usia 11-15 Tahun 
  • Seorang anak harus sudah bisa memahami semua permasalahan akidah yang bisa dibaha d dalam ilmu tahuid. 
  • Seorang anak harus sudah bisa memahami semua permasalahan yang biasa dibahas dalam ilmu fiqih. 
  • Seorang anak harus sudah bisa membedakan mana akhlaq terpuci dan tercela yang berada dalam hati manusia. 
  • Seorang anak harus sudah bisa menguasai dasar-dasar ilmu alat seperti nahwu,shorof,dan bahasa arab. Karena tanpa menguasai ilmu-ilmu tersebut, jangan harap bisa memahami al qur’an dan as sunnah dan perkataan para ulama salaf dengan baik dan benar. 

IV. Usia 16-25 Tahun 
  • Seorang anak dianjurkan untuk mendalami disiplin ilmu agama seperti ilmu tafsir, hadist, fiqih,dll.
  • Seorang anak dianjurkan memulai mempelajari disiplin ilmu umum. Tujuannya adalah untuk menunjang mereka dalam memehami ajaran agama dengan sempurna. 

V. Usia 26 Tahun – sebelum menikah 
  • Pada usia ini seorang anak harus sudah dilatih untuk bisa hidup mandiri dan sudah memiliki jiwa yang tanggung jawab dalam segala aspek kehidupan. 


Tanbih :

1. Tulisan ini kami ambil dari perkatan para ulama diataranya perkataan al imam an nawawi dalam kitab al majmu’, imam al ghazali dalam kitab ihya; ulumiddin, syaikh muhammad nawawi banten dalam kitab nihayah az zain, dan syyaid bakri al makki dalam kitab i’anah at thakibin. Rahimahumullah t’ala wanafa’ana bi’ulumihim.

2. Bagi para orang tua yang merasa belum mampu dalam penerpan kurikulum ini maka diusahakan untuk mencari guru privat untuk anak-anak atau menyekolahkan mereka pada tempat yang berkurikulum seperi ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.