Bukan Hanya Muhammadiah dan NU, Inilah Ormas Islam yang Ikut Dalam Menjaga NKRI

Sajadah.net – Akhir-akhir ini dunia sosial media digegerkan oleh pidato Kapolri yang menyatakan bahwa hanya NU dan Muhammadiah yang berpengaruh terhadap kemerdekaan Indonesia. Dari pernyataan tersebut, banyak kalangan yang menentang, bahkan mengecam pidato Kapolri, yang bisa menyebabkan bangsa terpecah belah, terlebih kepada ormas-ormas Islam yang ada di Indonesia. 

Dalam pidatonya, Kapolri Tito Karnavian mengatakan bahwa, hanya NU dan Muhammadiah ormas Islam yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, serta ikut mempertahankan NKRI sampai sekarang. Dan menyebut ormas lain, selain NU dan Muhammadiah sebagai ormas yang merontokkan negara.


Hal tersebut menimbulkan banyak spekulasi di banyak kalangan, terutama para netizen di sosial media. Banyak yang mengecam pidato dari Tito Karnavian, karena bisa menimbulkan hal yang tidak harmonis antar sesama ormas Islam.


Untuk menyanggah ucapan dari Kapolri soal ormas yang berperan dalam kemerdekaan Indonsia dan menjaga kedaulatan NKRI, banyak netizen yang menyebarkan keterangan sejarah, tentang banyaknya ormas Islam pada masa lampau dan sekarang, yang juga ikut dalam memepertahankan NKRI. Berikut ormas-ormas Islam yang berperan dalam kemerdekaan Indonesia dari zaman dulu hingga sekarang :

1. Jami'atul Khoir didirikan pada tahun 1901 oleh Habib Abu Bakar bin Ali bin Abu Bakar bin Umar Shahab dkk.

Ormas Islam tertua di Indonesia ini menjadi cikal bakal lahirnya Ormas Islam di Indonesia.

2. Sarekat Islam didirikan pada tahun 1912 oleh Hos Cokroaminoto

Organisasi Islam modern terbesar yang pertama kali lahir di Indonesia, membangkitkan ekonomi kerakyatan, mengorbarkan semangat juang rakyat dalam melawan penjajah.

3. Al-Irsyad didirikan pada tahun 1916 oleh Syeihk Ahamd Surkati.

Berperan dalam pendidikan Islam dan pelayanan sosial hingga saat ini. Dahulu terlibat dalam pembentukan Majlis Islam A'la Indonesia.

4. Mathlaur Anwar didirkan pada tahun 1916 oleh KH. E Mohammad Yasin dkk.

Ormas Islam terbesar di Banten, serta mengelola ratusan lembaga pendidikan dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi sampai saat ini.

5. Persatuan Islam didirikan pada tahun 1923 oleh A. Hassan

Ormas Islam terbesar di Jawa Barat, lembaga yang pertama kali menerjemahkan Al-Qur'an dan Hadits ke dalam bahasa Indonesia. Pendirinya A. Hassan merupakan guru belajar Islam Soekarno.

6. Al-Washiliyah didirikan pada tahun 1926 oleh KH. Muhammad Arsyad Thalib Lubis dkk.

Berperan penting dalam melawan adu domba penjajah untuk mempecah belah umat Islam.

7. Persatuan Islam Tarbiyah didirikan pada tahun 1930 oleh Syekh Sulaiman Arrasuli

Berperan dalam memajukan pendidikan dan pemersatu segenap Ulama tradisional di ranah Minang. Pernah menjadi parpo yang membentuk Gabungan Partai Politik Indonesia (GAPI) sebagai cikal bakal parlemen Indonesia.

8. Al-Khoirot didirikan pada tahun 1930 oleh Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri.

Ormas Islam terbesar di Sulawesi, berperan penting memajukan pendidikan di kawasan timur Indonesia.

9. Persatuan Umat Islam didirikan pada tahun 1952 oleh KH. Abdul Halim Majalengka dan KH. Ahmad Sanusi 

Pendirinya merupakan anggota BPUPKI, serta mengelola ratusan sekolah di Jawa Barat.

10. Nahdlatul Wathon didirikan pada tahun 1953 oleh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid.

Ormas Islam terbesar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pendirinya merupakan pahlawan Nasional Indonesia.

Itu tadi merupakan sejumlah ormas Islam selain NU dan Muhammadiah yang ikut serta dalam memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Marilah kita menjaga rasa ukhuwah Islamiyah antar Ormas Islam, untuk mewujudkan Islam damai dan santun bagi sesama.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.